Amanda Rizki Yuanita


Run and Jump !

PENGARUH GLOBALISASI DALAM PERBURUHAN

Pengaruh dari globalisasi yang menyebabkan adanya kemajuan dalam teknologi yang semakin berkembang akan keberagamannya juga telah membawa dunia kepada keterbukaan pasar yang semakin menghubungkan dunia satu dengan dunia yang lain. Globalisasi yang terkait dengan keterbukaan pasar telah memberikan dampak kepada pengaruh masuknya perusahaan-perusahaan asing yang berinvestasi di dalam suatu negara. Hal tersebut sudah tidak menjadi sebuah keganjalan dalam pengaruh globalisasi yang terjadi saat ini. Namun, dengan keberadaan perdagangan pasar, jika dilihat pada sisi produksi suatu barang atau jasa tidak dapat dipisahkan adanya keterkaitan dari aktivitas yang dilakukan oleh buruh.

            Buruh yang keberadaannya sangat diharapkan dalam proses produksi akibat pengaruh globalisasi dianggap memiliki keterkaitan yang mendapatkan dampak buruk akibat dari globalisasi tersebut. Hal tersebut dibuktikan dengan tidak adanya penghargaan yang diterima pada buruh itu sendiri. Namun, hal tersebut dibantahkan oleh Bhagwati (2004) yang dijelaskan di dalam tulisannya yang berjudul “Wages and Labor Standards at Stakes”, menyatakan bahwa buruh yang ada saat ini sudah merasakan dampak yang positif akan keberadaan globalisasi.

            Dalam Bhagwati (2004) dijelaskan bahwa Bhagwati menentang dari pernyataan Marx yang menyatakan bahwa perburuhan saat ini lebih mengarah pada dampak yang berbeda karena dengan adanya pengaruh dari kapitalisme telah membuat semakin sengsara kehidupan para buruh tersebut. Dengan kata lain, kapitalisme yang dianggap-anggap sebagai pembawa keberuntungan untuk buruh seperti kenaikan upah, lebih banyak diterimanya (pembukaan lowongan) terhadap buruh, dan perhatian terhadap perubahan kondisi sosial buruh itu sendiri. Marx lebih tidak menyetujui apa yang diutarakan dan dijanjikan oleh adanya kapitalisme tersebut. Hal tersebut berkaitan dengan adanya pembagian kelas-kelas yang semakin merusak keseimbangan yang terjadi di dalam aktivitas yang berpengaruh pada perdagangan bebas (Bhagwati 2004, 122). Namun, disisi lain Bhagwati menentang mengenai pendapat ataupun pembuktian yang dilakukan oleh Marx. Menurut Bhagwati (2004) menjelaskan bahwa dengan terjadinya globalisasi berpengaruh terhadap pembukaan dan perluasan pasar yang nantinya akan berdampak baik seperti perdagangan internasional. Terjadinya perdagangan internasional disebutkan akan membawa pada kesensitifan negara yang semakin memikirkan mengenai imigrasi, buruh, upah, maupun perdagangan internasional.

            Perburuhan yang ada pada saat ini (pengaruh globalisasi) telah menerima hal yang positif karena buruh saat ini telah menerima upah yang berada di atas standar. Namun, terdapat hal yang diungkapkan oleh Marx dalam Bhagwati (2004) menyatakan bahwa upah buruh yang ada saat ini telah mengarah pada ke arah bawah, yaitu dengan adanya persaingan dalam pemberian upah yang semakin sedikit pada negara-negara miskin ataupun berkembang. Hal tersebut dianggapnya sebagai sebuah persaingan oleh buruh yang berada dan bertempat di negara kaya karena memiliki persaingan akan takutnya permintaan buruh pada negara miskin atau berkembang tersebut yang nantinya akan dapat menggeser tempat mereka. Sedangkan, menurut Bhagwati saat ini persaingan buruh sebenarnya sudah mengarah ke atas yang menyebutkan bahwa globalisasi telah memberikan dampak pada perbaikan buruh karena dengan adanya keterkaitan dari peran politik yang mempengaruhi dalam perbaikan di dalam buruh tersebut seperti perlindungan dan peningkatan sosial (Bhagwati 2004, 123).

            Takut akan terjadinya invasi dari pergerakan imigrasi yang dilakukan oleh buruh negara miskin atau berkembang ke negara maju menyebabkan kekhawatiran yang dirasakan oleh buruh yang berada di negara maju. Dianggapnya dengan semakin dibutuhkannya buruh dan perluasan dari industri persaingan akan pengupahan yang murah yang diberikan menjadi salah satu kekhawatiran utama dan terdapatnya persaingan yang lebih memilih buruh dari negara miskin atau berkembang tersebut. Namun, hal tersebut dikatakan tidak akan terjadi, tetapi dilain hal, jika terjadi penurunan dalam pemberian upah terhadap buruh, hal tersebut merupakan pengaruh yang berdampak pada hasil produksi yang menghasilkan harga komoditasnya rendah (Bhagwati 2004, 124).

            Dalam Bhagwati (2004) dijelaskan pula mengenai persaingan yang terjadi di antara para buruh tersebut. Persaingan yang terjadi terkati dengan permasalahan pemberian upah. Pemberian upah yang dikategorikan berdasarkan kemampuan dan pendidikan yang dimiliki oleh masing-masing buruh menjadi hal yang sangat berarti. Hal tersebut digambarkan dengan adanya pendidikan yang dilakukan oleh masing-masing negara dalam memberikan perhatiannya kepada tenaga buruh yang mementingkan pada pembentukan buruh yang terdidik. Buruh terdidik yang dimiliki dari negara-negara tersebut juga berdampak pada pemanfaatan buruh yang akan membawa pada peningkatan dari domestik negara tersebut karena dengan adanya pemanfaatan dari tenaga buruh terdidik yang dimiliki tersebut juga memberikan pengaruh pada pengurangan pengiriman tenaga kerja khususnya buruh ke negara-negara lain (maju).Namun, selain yang diungkapkan oleh Bhagwati dijelaskan pula bahwa pengaruh globalisasi telah membawa dampak positif seperti terdapatnya peluang baru yang diberikan untuk bekerja dan produksi sebagai pengentasan distorsi harga yang berhubungan dengan tenaga kerja dan modal, FDI yang memiliki efek samping, yaitu langsung dan tidak langsung dengan adanya penciptaan lapangan pekerjaan di negara-negara penerima karena mempengaruhi terhadap ukuran dan jenis investasi, jenis teknologi yang dijadikan pengaplikasian dalam negara utama untuk menguasai teknologi yang diimpor yang disesuaikan dengan kebutuhannya, dan FDI memiliki efek tidak langsung seperti lapangan pekerjaan melalui link vertikal ke TNC dan efek spillover TNCs pada ilmu pengetahuan lokal, teknologi, pendidikan, dan pelatihan (aucegypt.edu t. t.).

            Dalam hal ini penulis menyatakan posisi yang tidak sama dengan yang diungkapkan oleh Bhagwati karena dengan pengaruh globalisasi telah menimbulkan dampak negatif yang lebih banyak. Efek negatif tersebut antara lain dengan semakin berkembangnya teknologi menyebabkan pengurangan dalam kebutuhan tenaga kerja tidak terampil dan bahkan investasi asing tidak peduli dengan pekerja murah karena kepeduliannya hanya tertarik pada pekerja terampil, sifat nasional dari pekerjaan yang lenyap akibat dari kemajuan teknologi; peningkatan dalam pengangguran tersembunyi, kurangnya lowongan pekerjaan baru, dan penurunan tingkat upah riil; pengaruh dari diberlakukannya WTO yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja di negara berkembang yang menghadirkan pekerja anak yang mengakibatkan kondisi kerja menyedihkan; dan manfaat liberalisasi perdagangan hanya diterima oleh negara-negara manufaktur yang memproduksi, sedangkan dalam pangsa kecil akan pergi ke negara-negara pertanian yang memproduksi (negara berkembang); serta penurunan dari permintaan tenaga kerja (aucegypt.edu t. t.). Hal tersebut berpengaruh karena dengan terdapatnya arus pedagangan telah menyebabkan terjadinya pergeseran dalam permintaan tenaga kerja karena lebih banyak pekerja yang diperlukan di sektor-sektor baru yang menguntungkan dan lebih sedikit di sektor-sektor yang tidak menguntungkan, penawaran pada pekerja membawa dampak yang stagnan pada permintaannya dan menyebabkan terjadinya kenaikan upah untuk industri yang lebih menguntungkan, dan persaingan dengan pasar impor yang menurunkan harga produk oleh tenaga kerja yang relatif rendah yang mengakibatkan perusahaan domestik bergeser ke arah produksi barang padat keterampilan yang akan menyebabkan tingkat upah riik yang lebih rendah yang tidak terampil di negara berkembang. Selain itu, dampak negatif yang muncul lebih dirasakan pada negara berkembang karena dampak negatif dari globalisasi terhadap upah memiliki kecenderungan lebih besar di negara-negara berkembang karena tidak memiliki serikat buruh yang kuat dan sistem politik yang demokratis.

 

 

Referensi:

Bhagwati, Jagdish. 2004. “Wages and Labor Standards at Stake?dalam In Defense of Globalization, New York: Oxford University Press, pp. 122-134

Research on Globalization and Women. T. t. Globalization and The Labor Market [online] dalam http://www1.aucegypt.edu/src/globalization/labor_Market.htm [diakses 9 Mei 2014]

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :