Amanda Rizki Yuanita


Run and Jump !

Globalization in International Relations

Amanda RizkiYuanita (071211233030 / B)

Weekly Assignment 13

Pengantar Ilmu Hubungan Internasional (SOH 101)

Globalization in International Relations

Kata globalisasi mungkin sudah tidak asing lagi terdengar. Banyak yang mengatakan globalisasi adalah sebuah perubahan yang dapat mempengaruhi suatu objek, baik itu sebagai individu maupun suatu kajian (bidang). Dapat dilihat bahwa makna globalisasi itu sendiri masih sangat rancu untuk disimpulkan, apa itu globalisasi? Karena globalisasi itu berkembang secara luas dan tidak memandang yang dapat dipengaruhinya. Tak usah dipertanyakan masalah kapan globalisasi itu muncul, karena banyak pendapat yang mengatakan globalisasi sebenarnya muncul pada masa nabi-nabi ataupun pada masa adanya sistem jalur sutera. Semua pendapat ini tidak bisa dikatakan benar ataupun salah, karena hal ini juga tidak penting untuk dipermasalahkan (Wardhani, 2012). Globalisasi memang sudah mempengaruhi semua sendi-sendi kehidupan yang sangat mempengaruhi ke depannya, misalnya saja fashion yang kali ini sedang marak-maraknya digandrungi oleh kaum remaja, namun terkadang bukan hanya remaja saja melainkan semua kaum baik itu wanita dewasa ataupun lelaki dewasa, dan lain-lain . Fashion yang sedang digandrungi dan terdapat pada negara yang memiliki beberapa musim seperti empat musim dan negara tersebut membuat model pakaian yang sesuai dengan musim tersebut, misalnya saja musim salju. Mereka yang mengalami musim salju di tempat tinggalnya sebenarnya memang benar membutuhkan model pakaian yang bisa melindungi anggota tubuhnya agar tetap hangat dan mereka biasanya menggunakan model pakaian yang bermodel bulu. Namun, kali ini model pakaian tersebut digunakan oleh orang Indonesia, yang notebenenya adalah negara yang hanya mengalami dua musim saja, memaksa untuk menggunakan pakaian tersebut di negaranya sendiri, dan hal tersebut merupakan suatu yang bisa dikatakan terjadi karena adanya globalisasi.

Globalisasi juga bisa memberikan dampak positif maupun negatif. Karena dengan adanya globalisasi kemajuan iptek kali ini snagat berkembang pesat dan hal tersebut sangat bermanfaat bagi kehidupan. Selain itu, terdapat sisi lain dari globalisasi yang dapat membertikan dampak negatif seperti dengan adanya globalisasi itu sendiri masyarakat kali ini lebih bersifat konsumtif dan kali ini masyarakat yang ada sifatnya seperti individualis. Mereka dikatakan bersifat individualis karena mereka seperti tidak membutuhkan orang lain, selain itu dengan perkembangan iptek yang ada, misalnya dalam bidang tekonologi komunikasi yang ada saat ini, yaitu dengan adanya social media. Mereka masyarakat yang ada saat ini yang bersikap terbuai dengan teknologi canggih tersebut yang kali ini mereka bersifat seperti dibudakkan oleh semua hal itu, karena terkadang mereka terbuai dengan apa yang ada di dalam teknologi tersebut. Semua hal ini terjadi karena pengaruh sisi negatif dari globalisasi. Namun, selain terdapat sisi negatifnya, dampak globalisasai juga memiliki dampak positif karena dengan adanya globalisasi contohnya dalam bidang iptek, kita dapat menjalin dalam bidang komunikasi, karena dengan adanya hal tersebut terjalinnya sebuah komunikasi seperti tidak mengenal jarak, baik itu jauh maupun dekat. Jadi, bagaimana dampak dari pengaruh globalisasi itu sendiri sebenarnya dari pribadi masing-masinglah yang dapat menentukan untuk mengambil dampak positifnya atau dampak negatifnya.

Studi hubungan internasional pun tidak luput dari pengaruh globalisasi. Hal ini terjadi karena globalisasi mempengaruhi secara luas dan mempengaruhi segala aspek-aspek yang ada. Dengan adanya globalisasi ini hubungan internasional dapat menjalin hubungan diplomatik dengan negara-negara lain mengenai persoalan-persoalan luar negeri atau isu-isu global. Selain itu, dapat dilihat dari yang dulunya studi hubungan internasional yang dikatakan sebagai percabangan dari ilmu politik, namun kali ini sudah bukan menjadi percabangannya melainkan menjadi sebuah jurusan, dan kali ini akan mengembangkan studi hubungan internasional menjadi Airlangga School of International Relations (Roadmap 2020). Selain itu, jika pada masa lampau studi hubungan internasional yang dulunya hanya fokus dengan persoalan politik dan keamanan, namun kali ini sudah lebih beragam, lebih interdisipliner, dan lebih meng-global dalam kajiannya. Aspek-aspek yang kali ini diperbincangkan dalam studi hubungan internasional kali ini sudah mencakup bidang ekonomi, sosial, dan hukum. Hal ini merupakan contoh bahwa aspek-aspek yang dulunya sempit bagi penstudi hubungan internasional sekarang telah meluas dalam bidang cakupannya karena selain berhubungan dengan antar negara atau antar bangsa, kali ini telah memperlebar peranannya dan kegiatannya dengan aktor-aktor bukan negara (non-state actors).

Dari semua uraian di atas dapat disimpulkan bahwa apa yang menjadi pengaruh globalisasi itu memang memiliki dampak yang berbeda-beda. Hal ini tergantung dari cara pandang yang dianut oleh yang terpangaruh karena globalisasi. Namun, tidak dapat dipungkiri globalisasi memiliki banyak manfaat yang dapat digunakan demi jalannya kehidupan dan globalisasi merupakan sebuah protokol untuk menyambung sebuah komunikasi antar negara.

 

Referensi :

  • Wardhani, Baiq L. S., Implications of Globalization on International Relations , materi

disampaikan pada kuliah Pengantar Ilmu Hubungan Internasional, Departemen

Hubungan Internasional, Universitas Airlangga, 10 Desember 2012.

  • Dept. Hub. Int’l., Roadmap Pengembangan Departemen Hubungan Internasional

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :