Amanda Rizki Yuanita


Run and Jump !

GLOBALISASI DI RANAH INFORMASI

Globalisasi di segala bidang telah dirasakan masyarakat banyak. Kali ini penulis mencoba melakukan sebuah penelitian kecil mengenai seberapa besar globalisasi telah menginfeksi dunia informasi terlebih media cetak. Media cetak yang dikliping oleh penulis adalah sebuah koran harian lokal “Jawa Pos” di akhir pekan tanggal 30-31 Maret 2013. Setelah mengambil spesifikasi di dunia olahraga, event, dan lifestyle, berikut ini beberapa cuplikan berita yang diambil untuk dikolektifkan.

Berita  internasional pertama adalahah berita kategori sport tentang kemenangan Juventus atas Intermilan dengan skor 1-2 . berita tersebut terletak pada  sisi tengah kanan pada halaman pertama Koran jawa pos edisi 31 maret 2012. Berita dengan ukuran 17,8 x 45 cm ini menampilkan gambar berwarna dengan hasil klasemen sementara disisi bawahnya. Berita internasional ini, mempublikasikan tentang impasnya kemenangan juventus atas intermilan sebagai bentuk balas dendam atas kekalahannya atas leg pertama. Kekalahan yang dialami intermilan ini, menimbulkan kesedihan dikarenakan bertepatan dengan sudah setahunnya Andrea Stramaccioni melatih tim intermilan. Berita internasional selanjutnya datang dari bidang olah raga, artikel ini berada pada bagian “SPORTAINMENT” di halaman 27 dengan ukuran berita sebesar 6,5cm x 26,5 cm. berita ini memuat mengenai Lackers terancam tidak lolos ke playoff dari wilayah barat NBA musim ini dikarenakan beberapa pemain andalan mereka mengalami cedera. Mereka masih terdampar di posisi ke delapan yang merupakan batas terakhir tim yang lolos ke playoff. Langkah Lackers dalam menempuh perjalanan selanjutnya akan menjadi lebih berat karena Steve Nash dan Kobe Bryant mengalami cedera.Masih di rubrik SPORTAINMENT, berita juga datang dari olahraga dalam negeri, di halaman 26 dengan ukuran berita 29cm x 9.5cm disertai gambar berwarna dengan ukuran 22.5cm x 15.5cm. Berita ini memuat tentang Axiata Cup 2013 yang diselenggarakan di DBL Arena Surabaya. Pertandingan itu mempertemukan tim bulutangkis Indonesia melawan Thailand yang pada akhirnya dimenangkan oleh tim Indonesia dengan skor 3-1. Hasil pertandingan tersebut mengokohkan Indonesia pada posisi teratas klasemen sementara dengan 15 poin, disusul oleh Thailand dengan 14 poin. Selain itu, hasil pertandingan tersebut juga mengantarkan keduanya ke babak semifinal Axiata cup.Berita terakhir yang diambil penulis di kategori olahragaberada pada halaman 26 Jawa Pos di bagian sportaiment yang terletak di tengah dengan ukuran 11 cm x 10 cm pada tanggal 31 Maret 2013. Berita ini termasuk dalam berita internasional dan menjelaskan mengenai perlombaan balap sepeda untuk pelaksanaan Sea Games di Myanmar. Berita ini menjelaskan mengenai jalur lintas yang akan digunakan dalam pelaksanaan perlombaan Sea Games.

Kelompok selanjutnya adalah berita-berita di bidang hiburan dan gaya hidup, yang pertama  datang dari Indonesia yang menjadi berita nasional. Berita mengenai sebuah ajang kontes menyanyi “X-Factor” ini berada pada halaman 7 Jawa Pos di bagian entertainment dengan ukuran berita 18cm x 11 cm yang terletak di bagian kiri bawah halaman dengan foto berwarna dan artikel yang singkat. Berita ini memuat mengenai tereliminasinya salah satu peserta X-factor, Alex yang merupakan kontestan di bawah asuhan Bebi Romeo. Alex menyanyikan lagu berjudul “Crazy” di akhir perjuangannya memenangkan kompetisi bernyanyi ini. Berita kedua berada pada halaman pertama jawa pos di tanggal 31 Maret 2013 yang terletak di tengah dengan ukuran 13,5cm x 13cm dengan gambar berwarna dan dilanjutkan dengan artikel lanjutan dengan 14cm x 17cm. berita nasional ini memberitakan mengenai prestasi Ricki Jo yang menyabet piala Panasonic Gobel Award-nya di penghujung usianya. Piala ini merupakan piala pertama yang diraih Jo semasa hidupnya berkiprah di dunia hiburan Indonesia. piala ini adalah piala untuk kategori presenter olahraga terfavorit. Penghargaan ini diwakilkan oleh putrinya , Chintana yang datang bersama sang ibu.Berita selanjutnya berada pada halaman 26 Jawa Pos di bagian sportaiment yang terletak di tengah dengan ukuran 11 cm x 10 cm pada tanggal 31 Maret 2013. Berita ini termasuk dalam berita internasional dan menjelaskan mengenai perlombaan balap sepeda untuk pelaksanaan Sea Games di Myanmar. Berita ini menjelaskan mengenai jalur lintas yang akan digunakan dalam pelaksanaan perlombaan Sea Games. Berita lainnya berada pada halaman 36 Jawa Pos bagian Metropolis yang terletak di kiri atas pojok dengan ukuran 9,5 cm x 26 cm pada tanggal 31 Maret 2013. Berita ini menjelaskan mengenai anak-anak muda Indonesia yang menunjukkan bahwa produksi dalam negeri. Dengan hal ini membuktikan bahwa produk dalam negeri tidak kalah saingnya dengan brand internasional lainnya. Terdapat  anak muda yang terpincut dengan produk Indonesia karena kata-katanya yang tergambar di dalamnya itu sangat singkat dan mengenang bagi rasa nasionalismenya.Berita selanjutnya berada pada hal 42 pada tanggal 31 Maret 2013. Berita ini berukuran 34 cm x  21 cm pada Jawa Pos terletak pada bagian Life (Metropolis) dengan posisi atas  dan bergambar besar. Berita ini menjelaskan mengenai kelompok focus dragon dance dalam bidang seni, yaitu seni tari. Dalam berita dijelaskan tentang bagaimana memainkan atraksi naga atau liang liong yang berasal dari Tiongkok. Berita internasional terdapat dalam rubric travelling pada halaman 3 atas pojok kanan dengan ukuran 24.5cm x 24 cm, disertai gambar berwarna yang besar. Berita ini membahas tentang ekplorasi pengalaman di Thailand, khususnya di provinsi Phuket, Provinsi Krabi yang menjadi destinasi para traveler. Di Thailand banyak lokasi wisata yang bisa memanjakan para pelancong, mulai dari rock climbing, diving, snorkeling, hingga historical tour.    

Berdasarkan berita-berita yang ada pada koran “Jawa Pos”, secara keseluruhan pada tanggal 31 Maret 2013, di halaman “Jawa Pos” terdapat 10 berita internasional dan 35 berita nasional dengan prosentase 22% berita internasional dan 78% berita nasional. Di halaman Metropolis sepenuhnya berita nasional dengan prosentase 100% dan di bidang olah raga terdapat 19 berita internasional dan 16 berita nasional dengan prosentase 54% untuk berita internasional dan 46% berita nasional. Di tanggal 30 Maet 2013 terdapat 5 berita internasional(10%) dan 37 berita nasional (90%),  di halaman metropolis 100% nasional dan di halaman olahraga 45%internasional dan 55% nasional. Secara keseluruhan selama dua hari dari koran jawa pos terdapar 24% berita internasional dan 75,8% berita nasional. Dari prosentase yang dikolektifkan, dapat disimpulkan bahwa berita nasional masih mendominasi media cetak koran “Jawa Pos”. Berita lokal masih menjadi pilihan utama yang diinformasikan dalam media cetak ini. Terlihat bahwa globalisasi tidak sepenuhnya menjalar di media ini. Berita internasional hanya mendominasi di rubrik olah raga. Kebanyakan dari berita yang dimuat di rubric olahraga adalah berita mengenai dunia sepak bola internasional dan olahraga basket.         

Dilihat dari minat masyarakat, Jawa Pos juga masih menjadi satu media yang paling banyak diminati karena gaya bahasanya yang mudah dipahami seluruh kalangan dan berita-berita yang dimuat adalah berita-berita nasional yang memang marak diperbincangkan. Kalaupun memang dunia informasi adalah salah satu hal yang dapat dirasuki globalisasi, namun yang terjadi di media lokal ini memperlihatkan bahwa globalisasi tidak sepenuhnya menjalar disini mengingat berita nasional yang dimuat lebih banyak daripada berita internasional atau berita global lainnya. Jika dipetakan mengenai darimana asal berita tersebut, memang berita nasional yang merajai koran tersebut. Disini juga dapat disimpulkan bahwasannya meskipun berita itu berasal dari dalam negeri, namun tidak menjamin isi globalisasi tidak terdapat di dalamnya. Globalisasi masih tetap ada pada beberapa berita nasional. Isi berita yang diberitakan juga tidak sepenuhnya budaya atau gaya hidup asli dari Indonesia. Kebanyakan sudah terlebur dan terintegrasi menjadi sebuah kesatuan yang sulit dibedakan antara mana yang asli Indonesia dan yang mana yang hasil produk dari sebuah globalisasi.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :