Amanda Rizki Yuanita


Run and Jump !

Identitas Nasional

Identitas nasional yang selama ini didengung-dengungkan terkadang masih menemui titik keraguan dalam memahaminya. Tidak mudah bagi setiap orang dalam mengerti apa makna dari semua itu dan mengerti apa arti identitas itu sendiri. Identitas merupakan hal yang pembeda yang memberikan maksud arti pembeda antara sesuatu hal dengan yang lainnya, misalanya satu negara (Indonesia) dengan negara lain (Amerika) yang memiliki identitas nasional yang berbeda. Semua itu memang sudah merupakan hal yang lumrah pasti dimiliki oleh suatu subjek. Semua ini dapat dijelaskan, misalnya bangsa barat yang lebih terkenal dengan sifat individualis, rasional, dan berteknologi maju (Modul Kewarganegaraan 2012, 11). Selain itu, Indonesia sendiri memiliki identitas yang tak kalah uniknya dari negara lain karena Indonesia memiliki banyak pulau yang merupakan suatu negara dengan kepulauan terbanyak, dan Indonesia yang memiliki banyak kebudayaan dan suku bangsa. Hal ini semua hanyalah sebagian dari ciri khas yang dimiliki oleh Indonesia. Ada baiknya sebagai rakyat Indonesia pantaslah berbangga karena ciri khas yang kita miliki.

Dalam memahami identitas yang dimiliki oleh suatu subjek, misalnya negara ada baiknya melakukan tindakan dalam memahami identitas suatu negara tersebut dengan membandingkan negara satu dengan yang lain. Cara ini merupakan salah satu cara agar dapat memahami inti makna dari arti identitas sendiri. Banyak pandangan yang diutarakan mengenai arti identitas nasioanl itu sendiri, misalnya identitas nasional merupakan kepribadian nasional atau jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa untuk membedakan dengan bangsa lain. Selain itu, identitas nasional merupakan karekter bangsa. Terdapat faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan identitas nasional antar bangsa satu dengan bangsa yang lain, yaitu keadaan geografi, ekologi, demografi, sejarah, kebudayaan, dan watak sejarah (Modul Kewarganegaraan 2012, 11).

Identitas Nasional dalam konteks bangsa (masyarakat Indonesia) cenderung mengacu pada kebudayaan atau karakter khas. Sedangkan, identitas nasional dalam konteks negara tercermin dalam sombol-simbol kenegaraan. Kedua unsur identitas ini secara nyata terangkum dalam Pancasila. Pancasila dengan demikian merupakan identitas nasional Indonesia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara (Modul Kewarganegaraan 2012, 12-13).  Identitas nasional sendiri memiliki kekuatan tarik menarik antara entitas dan globalitas. Maksud dari entitas sendiri ialah ada hal turun-temurun yang diwariskan, sedangkan globalitas ialah kenyataan yang tidak bisa lagi ditahan dan dalam hal ini diperlukan sebuah sikap dalam menindak hal-hal yang patut atau tidak. Hal ini menjadi bukti bahwa identitas nasional bersifat dinamis bukan statis.

Identitas nasional ada dimaksudkan sebagai karakter suatu bangsa tanpa terkecuali Indonesia. Karakter berasal dari bahasa latin “kharakter, kharassein atau kharax”, dalam bahasa Prancis “caractere” dalam bahasa Inggris “character. Dalam arti luas karakter berarti sifat kejiwaan, akhlak, budi pekerti, tabiat, watak yang membedakan seseorang dengan orang lain (Tim Nasional Dosen Pendidikan Kewarganegaraan, 2011: 67 dalam Modul Kewarganegaraan). Identitas yang dimiliki suatu bangsa khususnya Indonesia tidaklah mungkin tidak mengalami kekhawatiran akan hilangnya dan runtuhnya identitas bangsa. Namun, bukan berarti hal ini tidak mungkin untuk dihindari agar tidak terjadi hal seperti ini karena identitas bangsa yang dimiliki ini bisa dijaga. Penjagaan terhadap identitas negara ini tidaklah menjadi kewajiban orang-orang elit saja, melainkan rakyat seluruhnya juga harus menjaganya. Namun, bisa saja hal identitas bangsa akan hancur jika tidak adanya rasa kepedulian terhadap bangsanya sendiri karena kalau bukan masyarakatnya yang menjaga siapa lagi yang akan peduli terhadap bangsanya sendiri.

Dari penjelasan diatas ada baiknya kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia wajib untuk mengetahui apa identitas dari Indonesia itu sendiri. Identitas nasional yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan identitas yang patut dibanggakan karena meiliki keunikan sendiri dibandingkan dengan negara lain. Selain itu, penanaman tentang identitas nasional haruslah ditanamkan kepada masyarakat Indonesia sejak dini agar mengerti dan memahami identitas bangsanya. Pancasila adalah identitas nasional bangsa Indonesia (Modul Kewarganegaraan 2012, 17). Hal ini haruslah dibanggakan bagi rakyat Indonesia karena Pancasila mengandung nilai-nilai yang substansial dan Pancasila merupakan suatu pandangan atau gagasan yang ingin dicapai oleh Indonesia. Dapat diketahui bahwa Pancasila terdiri dari lima alinea, yaitu (1) Ketuhanan Yang Maha Esa, (2) Kemanusiaan yang adil dan beradab, (3) Persatuan Indonesia, (4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, (5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dari alinea-alinea yang telah dijelaskan tersebut mengandung arti yang sangat dalam bagi rakyat Indonesia sendiri karena dengan adanya Pancasila ini merupakan pandangan mengenai rakyat Indonesia ke depannya dan akan dicapai atau sudah dicapai (ditegakkan). Dalam kaitannya pancasila sendiri merupakan ideologi bangsa Indonesia. Ideologi ini merupakan realitas yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia.

Indonesia ketika mencari jati dirinya dan terbetuknya Negara Kesatuan Indonesia tidaklah langsung begitu saja, melainkan melalui proses. Indonesia menjadi sebuah bangsa tidaklah lepas dari adanya kerajaan-kerajaan terdahulu. Kerajaan-kerajaan terdahulu memiliki pengaruh yang besar terhadap Indonesia. Selain itu, dengan adanya organisasi yang terbentuk di Indonesia juga merupakan pengaruh bagi terbentuknya Indonesia. Kerajaan-kerajaan di Indonesia yang memiliki pengaruh besar terhadap Indonesia diantaranya Kerajaan Kutai, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Sriwijaya, dan lain-lain. Dengan adanya kerajaan-kerajaan tersebut merupakan salah satu penentu dalam terbentuknya nasionalisme, tetapi nasionalisme berkembang seiring waktu pada masa perjuangan modern. Perjuangan masa modern ini bisa dikatakan dimulai dengan adanya organisasi-organisasi di Indonesia. Organisasi pertama yang terbentuk di Indonesia, yaitu Budi Utomo.

Budi Utomo merupakan organisasi yang menjiwai pergerakan nasional. Organisasi ini berhasil merumuskan Sumpah Pemuda yang merupakan sebuah pengakuan para pemuda Indonesia untuk mencapai cita-cita Indonesia. Isi Sumpah Pemuda, antara lain (1) Kami putra dan puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia, (2) Kami putra dan puteri Indonesia mengaku bertanah air yang satu, Tumpah Darah Indonesia, (3) Kami putra dan puteri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Sumpah Pemuda ini terbentuk pada 28 Oktober 1928 dan dibentuk dalam Kongres pemuda yang dilaksanakan di Jakarta.

Identitas merupakan konsep dasar dalam kewarganegaraan. Identitas yang dahulunya dianggap hanya persoalan sosio-psikologis, namun sekarang juga disebut sebagai politisasi atas identitas. Kesimpulan yang dapat diambil mengenai identitas nasional ialah dengan adanya identitas nasional merupakan sebuah penanda bahwa suatu bangsa/negara memiliki jati diri yang membedakan antara bangsa/negara satu dengan yang lain. ini semua tidaklah mudah dalam mencapainya dan menjaganya karena identitas yang dimiliki suatu bangsa/negara bisa saja luntur. Dalam menjaga identitas nasional, maka sebagai penerus bangsa ditekankan untuk menjaga identitas nasional tersebut. Namun, agar dapat menjaga identitas nasional ini perlulah peran dalam pengenalannya yang dimulai sedini mungkin karena identitas nasional juga merupakan identitas pribadi itu sendiri.

Referensi :

Modul Kewarganegaraan 2012

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :