Amanda Rizki Yuanita


Run and Jump !

Singapura

Singapura merupakan negara yang multietnis dan multiagama. Hal tersebut dibuktikan dengan keberadaan warganya yang terdiri dari beberapa etnis, yaitu China (dominasi), Melayu, India, dan etnis lainnya (cia,gov t. t., diakses 26 Maret 2014). Selain itu, warga Singapura di dominasi oleh warga yang beragama Buddha (28%), Kristen (19%), tidak beragama (17%), Islam (16%), Taois (13%), dan Hindu (5%) (lcweb2.loc.gov t. t., diakses 26 Maret 2014). Dominasi dari etnis China di Singapura tersebut kemudian membentuk adanya sebuah kebudayaan dari Singapura, yaitu lebih mengarah pada kebudayaan China.  

            Singapura merupakan daerah bekas jajahan koloni Inggris. Pada tahun 1963, Singapura menjadi negara merdeka dan masih menjadi bagian dari Federasi Malaysia. Namun, Singapura melepaskan dirinya dari Malaysia dan merdeka, berdiri sendiri pada tahun 1965 (cia.gov t. t., diakses 26 Maret 2014). Singapura melepaskan diri dari Malaysia karena adanya konflik di antara kedua negara tersebut, mengenai permasalahan etnis yang berkaitan dengan permasalahan mengenai dominasi dalam perpolitikan yang terjadi pada saat Singapura bergabung (menjadi bagian) dengan Malaysia. Alasan tersebut kemudian, membuat Singapura melepaskan dirinya dari Malaysia dan saat ini lebih terlihat bahwa Singapura lebih di dominasi dengan etnis China, sedangkan Malaysia di dominasi oleh etnis Melayu. Singapura dikenal karena aktivitas pelabuhannya yang selalu sibuk. Hal tersebut terbukti pada saat masa pemerintahan Thomas Stamford Raffles, yang berhasil membuat Singapura menjadi pusat perdagangan bebas. Dengan tindakan yang dibuat oleh Raffles tersebut kemudian memberikan dampak yang berkepanjangan untuk Singapura, yaitu pemasok terbesar untuk sumber daya yang masuk untuk Singapura (lcweb2.loc.gov t. t., diakses 26 Maret 2014).

            Kemajuan yang dirasakan oleh Singapura merupakan hal yang menguntungkan untuk Singapura karena berani mengambil tindakan untuk melepaskan dirinya dari Malaysia. Hal tersebut kemudian membuktikan kepada dunia bahwa Singapura dengan intensitasnya sebagai negara yang independent, Singapura dianggap mampu untuk menyamai kedudukan dari negara-negara yang berada di kawasan Eropa. Pendapat tersebut dibuktikan dengan PDBnya yang setara atau menyaingi negara maju (cia.gov t. t., diakses 26 Maret 2014). Selain itu, keberadaan dari Singapura yang dikatakan mirip seperti negara-negara maju ini dibuktikan dengan hasil yang menunjukkan bahwa tingkat kelahiran yang disandang oleh Singapura adalah rendah dan tingkat harapan hidup tinggi. Hal tersebut kemudian membuat Singapura lebih memperhatikan warganya dengan mengadakan sosialisasi. Sosialisasi tersebut mengenai tindakan dalam menindaklanjuti bahwa warganya harus menyelesaikan atau memiliki pendidikan dengan jenjang yang tinggi, khususnya bagi kaum wanita (lcweb2.loc.gov t. t., diakses 26 Maret 2014). Dengan tindakan tersebut kemudian, memberikan pengaruh bahwa Singapura lebih terlihat memikirkan ksejahteraan rakyatnya.  

            Singapura menjadi sebuah negara yang membebankan ekonominya dalam aspek ekspor yang dilakukannya. Alasan ini kemudian, menjadikan Singapura sebagai negara dengan pasar ekonomi yang bebas dan maju, serta sukses. Dengan kata lain, Singapura dianggap sebagai market-driven guide economy (Abeysinghe 2007, 1). Pasar ekonomi yang dimiliki Singapura tersebut mempengaruhi dalam sudut dari negara lainnya yang mengatakan bahwa Singapura bisa mengalahkan PDB per kapita yang dihasilkan oleh negara maju. Pendapatan ekonomi yang dihasilkan oleh Singapura ini bergantung pada hasil ekspornya terhadap produknya yang termasuk dalam kategori elektronik konsumen, produk-produk teknologi informasi, farmasi, dan sektor jasa keuangan. Pengaruh dari hasil yang diberlakukan di Singapura tersebut membuat pemikiran bagi Singapura untuk memajukan negaranya sendiri dengan menjadikan Singapura sebagai pusat keuangan dan teknologi tinggi di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, Singapura telah berhasil menarik investasi besar untuk produksi dari hasil-hasil yang akan di ekspor (cia.gov t. t., diakses 26 Maret 2014).

            Namun, kekurangan yang dimiliki oleh Singapura, yaitu minimnya sumber daya alam yang dimiliki. Hal tersebut terlihat dengan adanya kegiatan import air dari Malaysia bahkan Indonesia yang dilakukan oleh Singapura (Cipto 2007, 134). Minimnya sumber daya alam yang dimiliki oleh Singapura ini tidak mengurungkan niat dari Singapura untuk terus meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ekonominya. Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi yang dimiliki oleh Singapura ini terbukti dengan adanya laporan bahwa Singapura mampu mendominasi perekonomian di Asia pada tahun 1970-an (Menon 2007, 3). Selain itu, Singapura serius untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya dengan memperkuat sayap ekonomi internasionalnya, yaitu dengan menjadikan Singapura sebagai kantor pusat APEC (Cipto 2007,138).

            Kehidupan Singapura sebagai negara juga tidak lepas dari kegiatan perpolitikan yang terjadi di dalamnya. Perpolitikan yang terjadi di Singapura ini terjalin di dalam satu partai tunggal untuk menopang dinamika politik Singapura, yang dikenal dengan PAP (People’s Action Party) atau yang lebih dikenal dengan Partai Gerakan Rakyat. Partai tersebut lebih terlihat dominan dalam pemilihan yang dilakukan pada tahun 1959-1997 karena dominasi dari partai tersebut lebih menentukan untuk keberlangsungan perpolitikan yang akan terjadi di Singapura (Cipto 2007, 132-3).  

            Letak negara Singapura yang berdekatan dengan Indonesia ini tidak lepas dengan adanya konflik yang terjadi di antara kedua negara tersebut. Namun, konflik yang terjadi di antara kedua negara tersebut tidak sesering konflik yang terjadi di antara Malaysia dengan Indonesia. Konflik yang baru-baru ini terjadi di antara Singapura dengan Indonesia terkait dengan penamaan kapal perang, yaitu KRI Usman-Harun. Penamaan kapal tersebut oleh Singapura dianggap sebagai pelecehan bagi Singapura karena dianggap membuka luka lama bagi Singapura. Namun, hal yang berbeda diungkapkan oleh Indonesia yang mengatakan bahwa penamaan tersebut dianggap sebagai penghormatan yang diberikan untuk kedua prajurit marinir Indonesia tersebut, yaitu Usman dan Harun karena tindakannya yang melakukan pemboman di Gedung MacDonald House di Orchard Road tanggal 10 Maret 1965, yang saat itu berkaitan dengan masa konfrontasi yang dilakukan Indonesia kepada Malaysia (bbc.co.uk 2014, diakses 27 Maret 2014).  Penamaan kapal perang tersebut diberatkan oleh Singapura dengan tindakan yang dilakukan Singapura, yaitu melarang KRI Usman-Harun untuk melintasi (memasuki) perairan Singapura.

            Berdasarkan pemaparan yang telah dijelaskan oleh penulis, maka disimpulkan bahwa keberadaan Singapura di kawasan Asia Tenggara ini terlihat lebih maju dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Singapura yang minim akan sumber daya alamnya masih mampu untuk memningkatkan potensinya dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonominya. Sistem ekonomi yang berjalan di Singapura dianggap sebagai market-driven guide economy. Sistem perpolitikan yang dijalankan Singapura seakan berjalan beriringan dengan sistem ekonomi yang dijalankannya. Selain itu, Singapura juga memiliki hubungan yang lebih baik khususnya dengan Indonesia dibandingkan dengan negara lainnya, misalnya Malaysia.

 

 

Referensi :

Abeysinghe, Tilak. 2007. Singapore: Economy.

BBC Indonesia. 2014. “TNI tak akan ganti nama KRI Usman Harun” [online] dalam http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/02/140206_kriusmanharun.shtml [diakses 27 Maret 2014]

Central Intelligence Agency. T. t. “The World Factbook: East & Southeast Asia: Singapore” [online] dalam https://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/geos/sn.html [diakses 26 Maret 2014]

Cipto, Bambang. 2007. Hubungan Internasional di Asia Tenggara. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Country Studies. T. t.  “A Country Study: Singapore” [online] dalam http://lcweb2.loc.gov/cgi-bin/query/r?frd/cstdy:@field(DOCID+sg0011) [diakses 26 Maret 2014]

Menon, Sudha Venu. 2007. “Singapore Economic: An Overview”, dalam Munich Personal Repec Archive. Ahmeclabad: ICFAI Bussines School.

 

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :